Hipotesis Pergeseran Kutub

Hipotesis pergeseran kutub adalah hipotesis yang menduga bahwa poros rotasi planet tidak selalu berada di tempat yang sama; dengan kata lain, kutub planet telah atau akan "bergeser". 

Hipotesis pergeseran kutub lebih banyak didiskusikan dalam konteks bumi. Namun obyek-obyek lain di Tata Surya mungkin pernah mengalami reorientasi poros.

Hipotesis ini telah menarik perhatian dalam ilmu semu karena usul bahwa perubahan posisi kutub dapat menjelaskan beberapa bencana pada masa lalu, seperti banjir besar dan gempa bumi. 

Di antara komunitas ilmu pengetahuan, bukti menunjukan bahwa tidak pernah terjadi pergeseran kutub yang cepat dalam 200 juta tahun terakhir. Pergeseran kutub yang cepat mungkin pernah terjadi 800 juta tahun yang lalu, ketika benua Rodinia masih ada.

Pergeseran kutub yang lambat hanya akan menyebabkan perubahan iklim global. Namun, pergeseran kutub yang cepat akan menyebabkan kehancuran akibat gempa bumi dan tsunami. Pergeseran kutub sering dianggap sebagai salah satu ancaman bagi umat manusia.

Planet Nibiru


Tabrakan Nibiru adalah pertemuan Bumi dengan planet besar (baik berupa tabrakan maupun hampir menabrak) yang dipercaya akan terjadi pada awal abad ke-21. Penganut peristiwa ini menyebut obyek yang mendekati Bumi itu sebagai Planet X atau Nibiru.

Ide ini pertama kali diusulkan oleh Nancy Lieder tahun 1995. Lieder menyatakan dapat menerima pesan dari makhluk ekstraterestrial dari sistem Zeta Reticuli. Ia memperingati manusia bahwa benda tersebut akan melewati tata surya pada Mei 2003 (nantinya diubah menjadi 2010), menyebabkan pergeseran kutub bumi yang akan menghancurkan peradaban umat manusia. 

Ramalan tabrakan ini menyebar di luar situs Lieder, dan dipercaya oleh grup-grup yang menghubungkan tabrakan Nibiru dengan ramalan kiamat 2012. Meskipun nama "Nibiru" berasal dari karya Zecharia Sitchin mengenai astronot kuno, Sitchin sendiri membantah hubungan antara karyanya dengan bencana yang akan datang.

Usul bahwa obyek sebesar planet akan menabrak bumi pada masa depan tidak didukung oleh bukti ilmiah dan dianggap sebagai ilmu semu. Namun, ketakutan akan tabrakan Nibiru menyebabkan kepanikan pada publik.

Bola Api Hijau Terlihat Di Inggris

Sebuah meteor atau bola api yang sangat terang dengan warna kehijauan dan mengarah ke arah utara (kalo ditempat saya / diatas daerah saya berwarna biru dengan ekor hijau) - dapat terlihat begitu jelas dan banyak diatas langit Inggris, menurut beberapa ahli  ada yang berbeda dengan pemandangan langit malam Inggris dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini dikarenakan akan ada bola api hijau yang melintasi langit malam Inggris dan Wales, Eropa.

Dilansir DailyMail, pada hari Jumat (10/5/2013), sebagian orang yang sempat menyaksikan pemandangan langka tersebut akan mengasumsikannya sebagai penampakan UFO. Namun, rupanya bola api hijau yang mereka lihat merupakan salah satu meteor yang berasal dari jejak debu yang ditinggalkan oleh Komet Halley.

Seorang ilmuwan tata ruang asal Inggris, Dr. Maggie Aderin Pocock menyatakan meteor tersebut memiliki ukuran yang tidak lebih besar dari sebuah genggaman tangan. “Api hijau atau biru yang dipancarkan oleh meteor tersebut menunjukkan adanya kandungan tembaga,” jelasnya.

Meteor pertama kali terlihat di Inggris selatan timur kemudian secara bertahap mengarah ke arah barat utara. Adapun laju kecepatan meteor tersebut mencapai hingga sekira 150 ribu mph (miles per hour).

Bola api akan menjadi salah satu dari sekian banyak bintang jatuh yang melintasi langit malam. Peristiwa ini akan terjadi sebanyak dua kali setiap tahunnya.

Pocock juga menambahkan bahwa meteor ini masih akan terlihat di langit sampai 20 Mei mendatang. Akan tetapi, intensitasnya menurun dan hanya akan terlihat ketika langit malam dalam kondisi cerah. 

Hujan Disertai Petir Dan Angin

Warga Bantaran Ciliwung Diimbau Waspadai Hujan di Bogor

 Hujan lebat masih akan terjadi di wilayah Bogor dan Depok, dalam satu pekan ke depan. Kondisi itu dipengaruhi peralihan dari musim hujan ke kemarau. Nuryadi, Kepala Stasiun Klimatologi Dramaga mengatakan, pergantian ke musim kemarau akan terjadi pada Juni mendatang.

"Masih terjadinya hujan lebat di Bogor, disebabkan adanya tekanan udara di Selat Sunda, sebagai penghasil awan hujan di wilayah Jabodetabek. Kondisi itu wajar terjadi setiap memasuki pergantian ke musim kemarau," tutur Nuryadi.

Namun, lanjut Nuryadi, hujan terjadi tidak merata, bersifat lokal atau per wilayah. Berdasarkan perkiraan, hujan lebat diperkirakan masih terjadi di Kota Bogor, sebagian wilayah Bogor Barat seperti Dramaga, Ciampea dan Leuwiliang, sebagian wilayah selatan Bogor (Cisarua, Puncak, Cipanas) dan Depok.

"Hujan biasanya terjadi menjelang sore dan disertai petir dan angin. Masyarakat dihimbau tetap waspada, terutama yang tinggal dekat dengan aliran sungai dan di lokasi rawan longsor," paparnya.

Data dari Stasiun Klimatologi, hujan sepekan lalu tercatat antara 20 milimeter hingga 43 milimeter, dengan durasi antara 30 hingga 240 menit sekali hujan. Hujan juga disertai petir dan angin kencang. Hujan lebat di Bogor akan berdampak terhadap ancaman meluapnya aliran Sungai Ciliwung. Menurut Andi Sudirman, petugas Bendung Katulampa, selama hujan deras mengguyur wilayah Puncak dan Bogor, ketinggian air Sungai Ciliwung selalu di atas normal atau di atas 50 centimeter.

"Tercatat enam kali kali di atas normal, dan 150 centimeter atau siaga II pada Selasa (7/5/2013) lalu," ungkapnya.

Andi mengatakan, debit air sungai Ciliwung tidak bisa diprediksi dan bisa naik tiba-tiba. "Kenaikan air Ciliwung bisa naik secara drastis pada setiap hujan lebat menguyur Bogor. Itu disebabkan semakin kritisnya kondisi sungai di hulu Ciliwung," jelasnya.

Qulhu Sungsang

Qulhu Sungsang, merupakan ajian kelengkapan dari ajian Qulhu Geni. Yang apabila keduanya dapat anda kuasai dan mampu anda gabungkan maka daya kekuatan dari kedua ajian tersebut sangatlah dahsyat dan ditakuti khususnya bagi bangsa lelembut yang berniat jahat kepada anda.

Selain itu, fungsi dari ajian Qulhu Sungsang adalah sebagai perisai diri dari serangan ghaib dari bangsa manusia yang bersekutu dengan jin/setan melalui santet, tenung, maupun teluh.
 
Doa Qulhu Sungsang Doa qulhu sungsang telah memiliki khasiat yang luar biasa,yaitu bila dibaca sangat ditakuti oleh syetan dan semua jenis makhluq halus (lelembut) begitu juga tenung ,santet ,dan yang sebangsa sihir ,semuanya tidak akan sampai kepada orang yang membaca doa Qulhu Sungsang ini.dibawah ini doanya menurut 3 Versi :

"pertama" QULHU SUNGSANG RAJAH IMAN KUDUNGKU MALAIKAT JIBRIL TEKENKU KANG NUNTUN NABI MUHAMMAD.LAA ILAAHA ILLALAHU MUHAMMADAR RASULLULAHI SALLALLAHU ALAIHI WA SALLAMA. 

"Kedua" QULHU SUNGSANG RAJAHQ IMAN PAYUNGQ ALLAH KLAMBIQ MALAIKAT JIBRIL TEKENKU NABI MUHAMMAD LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASUULULLAAH... SIRRULLAH DZAATULLAH SIFAATULLAH RAHMATULLAH LAA ILAAHA ILLALLLAH MUHAMMADUR RASUULULLAH 

"ketiga" GUSTI ALLAH PANGERANKU GUSTI KANJENG NABI MUHAMMAD S.A.W PANUTANKU KALAMULLAH PENUNTUNKU MALAIKAT JIBRIL KUDUNGKU

Mata Jahat Atau Mata Setan


Mata jahat adalah tampilan yang diyakini oleh banyak budaya dapat menyebabkan cedera atau nasib buruk bagi orang  yang dituju karena alasan iri atau tidak suka. Istilah ini juga merujuk pada kekuatan yang dikaitkan dengan orang-orang tertentu yang dapat menimbulkan cedera atau nasib buruk seperti rasa iri atau berharap sakit. Mata jahat biasanya diberikan kepada orang lain yang tetap tidak menyadari. 

"Nata iblis" juga dikenal dalam bahasa Arab sebagai ʿ ain al-hasud (عين الحسود), dalam bahasa Ibrani sebagai ʿ ayin Ha-ra ʿ (עַיִן הָרַע), dalam bahasa Persia sebagai "chashm zakhm" (mata-menyebabkan luka) atau "chashm e buruk "(mata yang buruk), dalam bahasa Turki sebagai Nazar (nazar adalah dari bahasa Arab yang berarti Nathar نظر visi mata atau penglihatan), di Amharic" buda ", di Afghanistan" cheshim mora ", dalam bahasa Yunani untuk Mati (το μάτι), dalam bahasa Spanyol sebagai mal de ojo, di Italia sebagai malocchio, dan Hawaii ini dikenal sebagai "mata bau" atau maka pilau berarti "mata busuk".

Ide yang dinyatakan dengan istilah tersebut diatas menyebabkan banyak budaya untuk mengejar langkah-langkah perlindungan terhadap hal itu. Konsep dan maknanya sangat bervariasi di antara budaya yang berbeda, terutama di Timur Tengah. Idenya muncul beberapa kali dalam terjemahan dari Perjanjian Lama. 

Ini adalah keyakinan yang diperpanjang secara luas di antara banyak suku dan budaya Mediterania dan Asia. Cinderamata berupa mantra dan dekorasi yang menampilkan mata jahat adalah merupakan pemandangan yang umum di seluruh Afghanistan dan Turki dan telah menjadi pilihan yang populer bagi turis untuk dijadikan sebuah souvenir.

Galaksi Mata Setan

 
Sebuah tabrakan dua Galaxy telah meninggalkan Gabungan sistem bintang dengan penampilan yang tidak biasa serta gerakan internal aneh. Messier 64 (M64) memiliki sisi gelap spektakuler yang menyerap debu di depan inti Galaxy, sehingga mendapatkan julukan nya "Black Eye" atau "Evil Eye" galaksi.

Rincian detail dari sisi gelap yang terungkap dalam gambar ini bagian tengah M64 diperoleh dengan Teleskop luar angkasa Hubble. M64 adalah Galaxy yang sangat terkenal di kalangan astronom amatir karena dapat dilihat dengan mempergunakan teleskop kecil. Pertama kali dimasukkan kedalam katalog pada abad ke-18 oleh para astronom Messier Perancis. Terletak di konstelasi Coma Berenices utara, M64 berjarak sekitar 17 juta tahun cahaya dari Bumi.

Konsep ini menggambarkan dua jenis galaksi spiral yang mengisi alam semesta kita dengan Pertengahan gemuk, atau tonjolan sentral. Sebelumnya, para astronom berpikir bahwa sebuah galaksi tanpa tonjolan tidak bisa memiliki lubang hitam supermasif. Temuan ini membentuk kembali teori pembentukan galaksi.
 
Para astronom percaya bahwa galaksi adalah anggota dari sebuah struktur yang jauh lebih besar setidaknya 300 juta tahun cahaya panjangnya dan 50 juta tahun cahaya luasnya. Sejak cahaya mengambil 10,8 miliar tahun untuk melintasi jarak antara struktur galaksi dan Bumi, kita melihat struktur yang ada tampak seperti  ketika alam semesta masih muda, hanya seperlima dari usia saat ini.  
 
Meskipun mereka belum tahu berapa banyak struktur galaksi yang terbentuk  pada 10,8 miliar tahun lalu, para astronom percaya pada akhirnya akan berkembang menjadi sebuah string galaksi raksasa menyerupai "Great Wall" dari galaksi yang relatif dekat. 

Jagat Raya

Jagat Raya atau Alam Semesta dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada secara fisik terkait dengan seluruh ruang dan waktu serta segala bentuk materi serta energi yang ada dimuka bumi. Istilah Semesta atau Jagad Raya dapat digunakan dalam indra kontekstual yang sedikit berbeda, yang menunjukkan konsep-konsep seperti kosmos, dunia, atau alam.
Kata Universe atau jagad raya yang juga berarti alam semesta biasanya didefinisikan mencakup secara keseluruhan. Namun, dengan menggunakan definisi alternatif, beberapa kosmolog berspekulasi bahwa Universe hanya merujuk pada alam dimana kita berada. Hal ini terkait dengan pemaknaan alam semesta kita yang hanya merupakan satu dari banyak "semesta" yang secara kolektif disebut multiverse. 

Sebagai contoh, banyak hipotesis tentang jagat raya baru yang melahirkan gagasan kutipan pengukuran kuantum, semesta ini biasanya dianggap benar-benar terputus dari kita sendiri dan tidak mungkin dapat diamati memalui indra kontektual manusia termasuk dengan teropong sekalipun. Pengamatan bagian yang lebih tua dari alam semesta yang jauh menunjukkan bahwa alam semesta telah diatur oleh hukum yang sama dan konstan di sebagian besar wilayah yang ada. 

Namun, dalam teori gelembung alam semesta, mungkin ada variasi tidak terbatas semesta yang dibuat dalam berbagai cara, dan mungkin masing-masing memiliki konstanta fisik yang berbeda. Sepanjang sejarah mencatat, beberapa kosmolog telah diusulkan untuk menjelaskan pengamatan Semesta. Model paling awal ialah geosentris yang dikembangkan oleh seorang filsuf Yunani kuno bernama Claudius Ptolomeuses. Ia berpendapat bahwa alam semesta memiliki ruang yang tidak terbatas dan ada sebuah kekekalan berisi satu set bola konsentris dengan ukuran terbatas.

Selama berabad-abad, peningkatan keselarasan pemikiran manusia yang ditopang oleh penemuan teori gravitasi Newton membuat teori heliosentris Copernicus mengenai Tata Surya mulai diyakini. Perbaikan lebih lanjut dalam astronomi menyebabkan kesadaran bahwa tata surya tertanam dalam galaksi yang terdiri dari jutaan bintang, Bima Sakti, dan bahwa ada galaksi lain di luar itu, sejauh instrumen astronomi dapat mencapainya. Studi yang meneliti terhadap distribusi galaksi-galaksi dan garis spektrum telah menyebabkan banyak kosmologi modern terkuap. Penemuan pergeseran gelombang merah dan radiasi gelombang mikro, latar belakang kosmik, mengungkapkan bahwa alam semesta berkembang dan tampaknya memiliki awal dan akhir.

Meteor Shower (Hujan Meteor)

Meteor shower 22 dan 23 April 2013


Kejadian - kejadian menarik tentang segala sesuatu hal yang menyangkut ruang angkasa memang menarik dan meskipun kebanyakan kita tidak dapat melihatnya secara langung akan setiap kejadian ini, kita dapat melihat siaran dan atau photo kejadian tentang sesuatu yang ada langit melalui website tertentu yang menyediakan hal ini. 

Kejadian dan atau peristiwa yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi setiap orang yang mau mengamati dan atau sering mengamati kejadian - kejadian alam disetiap bulan dan tahunnya adalah Meteor shower atau hujan meteor. 

Kejadian dan atau peristiwa meteor shower (Hujan Meteor) di bulan ini yang menurut informasi dari para peneliti ruang angkasa akan terjadi di antara tanggal 22 - 23 April 2013, dan diperkirakan akan terjadi hujan meteor yang mana bumi akan dihujani oleh meteor - meteor kecil sebanyak 20 meteor setiap jamnya, bahkan kemungkinan bisa mencapai 100 meteor yang bisa terlihat dalam waktu 1 jam tentunya dengan mempergunakan teropong dan atau camera khusus.

Bila anda tertarik dan ingin mengenal lebih jauh bidang astronomi dan memiliki teropong atau camera. Boleh dicari kesempatan langka yang satu ini dengan membeli teropong atau camera bintang yang khusus dipergunakan untuk mengamati hal ini. 

Wallahu A'lam

Langit dan Bumi Dahulu Satu

Menurut sebuah teori yang diyakini oleh sebagian besar cendikiawan muslim sebenarnya langit dan bumi ini dahulunya adalah sebuah satu kesatuan , sebagaimana dijelaskan didalam al quran dan hal inilah yang kemudian melahirkan sebuah teori yang bernama peristiwa Big Bang, yang menurut kebanyakan cendikiawan muslim hal ini memberikan satu bukti bahwa Allah Subhanahu Wata'ala telah menciptakan jagat raya dari ketiadaan. 

Big Bang atau ledakan besar adalah sebuah teori yang menurut para ilmuan telah sudah dibuktikan secara ilmiah, meskipun ada sejumlah ilmuwan yang berusaha mengemukakan sejumlah teori tandingan guna untuk menentangnya, namun bukti-bukti ilmiah selanjutnya malah menjadikan teori Big Bang diterima secara penuh oleh masyarakat ilmiah.

Satu ayat tentang penciptaan langit dan bumi yang mendukung teori ini adalah sebagaimana berikut :

"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (Al Qur'an, 21:30)

Kata "ratq" di sini diterjemahkan sebagai "sesuatu yang padu" digunakan untuk merujuk pada dua zat berbeda yang membentuk suatu kesatuan yang dalam lanjutan ayat kemudian terdapat Ungkapan "Kami pisahkan antara keduanya" adalah terjemahan kata Arab "fataqa", dan bermakna bahwa sesuatu muncul menjadi ada melalui peristiwa pemisahan atau pemecahan struktur dari "ratq". 

Dalam ayat tersebut, langit dan bumi adalah subyek dari kata sifat "fatq". Keduanya lalu terpisah ("fataqa") satu sama lain. Menariknya, ketika mengingat kembali tahap-tahap awal peristiwa Big Bang, kita pahami bahwa satu titik tunggal berisi seluruh materi di alam semesta. 

Dengan kata lain, segala sesuatu, termasuk "langit dan bumi" yang saat itu belumlah diciptakan, juga terkandung dalam titik tunggal yang masih berada pada keadaan "ratq" ini. Titik tunggal ini meledak sangat dahsyat, sehingga menyebabkan materi-materi yang dikandungnya untuk "fataqa" (terpisah), dan dalam rangkaian peristiwa tersebut, bangunan dan tatanan keseluruhan alam semesta terbentuk.

Ketika kita bandingkan penjelasan ayat tersebut dengan berbagai penemuan ilmiah, akan kita pahami bahwa keduanya benar-benar bersesuaian satu sama lain. 

Wallahu A'lam

Galaksi Bima Sakti

Galaksi Bima Sakti atau yang dalam bahasa Inggrisnya Milky Way Galaxy adalah sebuah galaksi spiral yang termasuk dalam tipe Hubble SBbc dengan total masa sekitar 10^{12} massa matahari, diperkirakan memiliki 200 - 400 miliar bintang dengan diameter 100.000 tahun cahaya dan ketebalan 1000 tahun cahaya. Jarak antara matahari dan pusat galaksi bima sakti diperkirakan 27.700 tahun cahaya. Di dalam galaksi bimasakti terdapat sistem Tata Surya, yang didalamnya terdapat planet Bumi tempat dimana kita tinggal. Menurut penelitian sementara diperkirakan bahwa di pusat galaksi bima sakti bersemayam lubang hitam supermasif (black hole). Sagitarius A dianggap sebagai lokasi lubang hitam supermasif ini. 


Tata surya kita memerlukan waktu 225 – 250 juta tahun untuk menyelesaikan satu orbit, jadi telah 20–25 kali mengitari pusat galaksi dari sejak saat terbentuknya. Kecepatan orbit tata surya adalah 217 km/d.

Di dalam bahasa Indonesia, istilah "Bima Sakti" berasal dari tokoh berkulit hitam dalam pewayangan, yaitu Bima. Istilah ini muncul karena orang Jawa kuno melihat sebuah susunan bintang-bintang yang tersebar di angkasa jika dihubungkan dan ditarik garis akan membentuk gambar Bima dililit ular naga maka disebutlah "Bima Sakti". Sementara itu, masyarakat Barat menyebutnya "milky way" sebab mereka melihatnya sebagai pita kabut bercahaya putih yang membentang pada bola langit. Pita kabut atau "aura" cemerlang ini sebenarnya adalah kumpulan jutaan bintang dan debu serta gas yang terletak di piringan / bidang galaksi. Pita ini tampak paling terang di sekitar rasi Sagitarius, dan lokasi tersebut memang diyakini sebagai pusat galaksi.

Diperkirakan ada 4 spiral utama dan 2 yang lebih kecil yang bermula dari tengah galaksi. Dan dinamakan sebagai berikut :

Lengan Norma
Lengan Scutum-Crux
Lengan Sagitarius
Lengan Orion atau Lengan Lokal
Lengan Perseus
Lengan Cygnus atau Lengan Luar

Dimensi

Cakram bintang Bima Sakti kira kira berdiameter 100.000 tahun cahaya (9.5×1017 km), dan diperkirakan rata rata mempunyai ketebalan 1000 tahun cahaya (9.5×1015 km). Bima Sakti diestimasikan mempunyai setidaknya 200 miliar bintang dan mungkin hingga 400 miliar bintang. Angka pastinya tergantung dari jumlah bintang bermassa rendah, yang sangat sulit dipastikan. Melebihi bagian cakram bintang, terletak piringan gas yang lebih tebal. Observasi terakhir mengindikasikan bahwa piringan gas Bima Sakti mempunyai ketebalan sekitar 12.000 tahun cahaya (1.1×1017 km) sebesar dua kali nilai yang diterima sebelumnya. Sebagai panduan ukuran fisik Bima Sakti, sebagai misal kalau diameternya dijadikan 100 m, Tata Surya, termasuk awan oort berukuran tidak lebih dari 1 mm.

Cahaya galaksi memancar lebih jauh, tapi dibatasi oleh orbit dari dua satelit Bima Sakti yaitu Awan Magellan Besar dan Kecil (the Large and the Small Magellanic Clouds), yang memiliki perigalacticon kurang lebih 180.000 tahun cahaya (1.7×1018 km). Pada jarak ini dan lebih jauh selanjutnya, orbit-orbit dari obyek sekitar akan didisrupsi oleh awan magelan, dan obyek obyek itu kemungkinan besar akan terhempas keluar dari Bima Sakti.

Perhitungan terakhir oleh teleskop Very Long Baseline Array (VLBA) menunjukkan bahwa ukuran Bima Sakti adalah lebih besar dari yang diketahui sebelumnya. Ukuran Bima Sakti terakhir sekarang dipercaya adalah mirip seperti tetangga galaksi terdekatnya yakni galaksi Andromeda. Dengan menggunakan VLBA untuk mengukur geseran daerah formasi bintang-bintang yang terletak jauh ketika bumi sedang mengorbit di posisi yang berlawanan dari matahari, para ilmuwan dapat mengukur jarak dari berbagai daerah itu dengan assumsi yang lebih sedikit dari usaha pengukuran sebelumnya. Estimasi kecepatan rotasi terbaru dan lebih akurat (yang kemudian menunjukan dark matter yang terkandung di dalam galaksi) adalah 914,000 km/jam. Nilai ini jauh lebih tinggi dari nilai umum sebelumnya yakni 792,000 km/jam. Hasil ini memberi kesimpulan bahwa total masa Bima Sakti adalah sekitar 3 trillion bintang, atau kira kira 50% lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

Rasulullah Melihat Jibril

Rasulullah Melihat Jibril Di Sidratul Muntaha (Surah An Najm : 13 - 25)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful.
dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَى

13. for indeed He saw Him at a second descent,
13. dan Sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,

عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى 

14. near the Lote-tree beyond which none may pass:
14. (yaitu) di Sidratil Muntaha. Sidratul Muntaha adalah tempat yang paling tinggi, di atas langit ke-7, yang telah dikunjungi Nabi ketika mi'raj.

عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى

15. near it is the Garden of abode.
15. di dekatnya ada syurga tempat tinggal,

إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى

16. Behold, the Lote-tree was shrouded (in Mystery unspeakable!)
16. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.

مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى

17. (His) sight never swerved, nor did it go wrong!
17. penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.

لَقَدْ رَأَى مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى

18. for truly did He see, of the Signs of His Lord, the Greatest!
18. Sesungguhnya Dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.

أَفَرَأَيْتُمُ اللاتَ وَالْعُزَّى

19. have ye seen Lat. and 'Uzza,
19. Maka Apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) mengaggap Al Lata dan Al Uzza,

وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الأخْرَى

20. and another, the third (goddess), Manat?
20. dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)?

أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الأنْثَى

21. What! for you the male sex, and for him, the female?
21. Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan?

تِلْكَ إِذًا قِسْمَةٌ ضِيزَى

22. Behold, such would be indeed a division Most unfair!
22. yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.

إِنْ هِيَ إِلا أَسْمَاءٌ سَمَّيْتُمُوهَا أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلا الظَّنَّ وَمَا تَهْوَى الأنْفُسُ وَلَقَدْ جَاءَهُمْ مِنْ رَبِّهِمُ الْهُدَى

23. these are nothing but names which ye have devised,- ye and your fathers,- for which Allah has sent down no authority (whatever). They follow nothing but conjecture and what their own souls desire!- Even though there has already come to them guidance from their Lord!
23. itu tidak lain hanyalah Nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah) nya. mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan Sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka.

أَمْ لِلإنْسَانِ مَا تَمَنَّى 

24. Nay, shall man have (Just) anything He hankers after?
24. atau Apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?

فَلِلَّهِ الآخِرَةُ وَالأولَى

25. but it is to Allah that the end and the Beginning (of all things) belong.
25. (Tidak), Maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.

Pengelompokan Galaksi

Galaksi dapat dikelompokkan dalam tiga jenis utama: eliptik, spiral dan irregular. Karena sistem klasifikasi Hubble hanya berdasarkan pada pengamatan visual, klasifikasi ini mungkin melewatkan beberapa karakteristik penting dari galaksi, seperti laju pembentukan bintang (di galaksi starburst) dan aktivitas inti galaksi (di galaksi aktif). 


Eliptik Sistem klasifikasi Hubble membedakan galaksi eliptik berdasarkan tingkat keelipsannya, dari E0 yang hampir berupa lingkaran, hingga E7 yang sangat lonjong. Galaksi tersebut memiliki bentuk dasar elipsoid, sehingga tampak elips dari berbagai sudut pandang. Galaksi tipe ini tampak memiliki sedikit struktur dan sedikit materi antar bintang, sehingga galaksi tersebut memiliki sedikit gugus terbuka dan laju pembentukan bintang yang lambat. Galaksi tipe ini didominasi oleh bintang yang berumur tua yang mengorbit pusat gravitasi dengan arah yang acak. Dalam hal tersebut, galaksi tipe ini mirip dengan gugus bola. 

Galaksi starburst merupakan akibat dari tabrakan antar galaksi dan dapat menghasilkan pembentukan galaksi eliptik. Spiral Galaksi Pusaran, sebuah galaksi spiral tanpa batang. Galaksi spiral terdiri dari piringan berupa bintang dan materi antar bintang yang berotasi, serta gembung pusat yang terdiri dari bintang-bintang tua. Terdapat lengan spiral yang menjulur dari gembung pusat. Dalam sistem klasifikasi Hubble, galaksi spiral ditandai sebagai tipe S, diikuti huruf (a, b, atau c) yang menunjukkan tingkat kerapatan dari lengan spiral dan ukuran dari gembung pusat. 

Galaksi Sa memiliki lengan spiral yang kurang jelas dan membelit secara rapat, serta gembung pusat yang relatif besar. Sedangkan galaksi Sc memiliki lengan spiral yang terbuka dan gembung pusat yang relatif kecil. NGC 1300, contoh galaksi spiral berbatang. Sebagian besar galaksi spiral memiliki bentuk batang linier yang memanjang ke dua sisi dari gembung inti, yang kemudian bergabung dengan struktur lengan spiral. Di sistem klasifikasi Hubble, galaksi ini dikategorikan sebagai SB, dan diikuti huruf (a, b atau c) yang mengindikasikan bentuk lengan spiralnya. 

Batang galaksi diperkirakan merupakan struktur sementara yang disebabkan oleh gelombang kejut dari inti galaksi, atau karena interaksi pasang surut dengan galaksi lain. Banyak galaksi spiral berbatang yang berinti aktif, kemungkinan karena adanya gas yang menuju ke inti melalui lengan spiral. Galaksi Bima Sakti merupakan galaksi spiral berbatang ukuran besar dengan diameter sekitar 30 kiloparsecs dan ketebalan sekitar satu kiloparsec. Bima Sakti memiliki sekitar 200 milyar (2×1011) bintang dengan massa total sekitar 600 milyar (6×1011) kali massa Matahari.

Semesta Tidak Berujung

Apakah Benar Alam Semesta Tak Berujung ? Bagaimana jika Alam Semesta tidak Berujung ? Atau Jika Berujung Bagaimana bentuk alam semesta ini kotak , bulat atau kerucut ?

Jawabannya sangatlah mudah karena Anda cukup berhenti mencari karena dengan anda mencari jawaban dari pertanyaan diatas maka semakin anda bingung dan tidak menemukan jawabannya, jangankan mencari ujung dari alam semesta , untuk meneliti planet terdekatpun atau bulanpun sampai saat ini masih kesulitan. 

Memang konon dipercaya dahulu Amerika Serikat pernah sempat mendaratkan astonot ke bulan yang kemudian di klaim telah masuk islam karena mendengar suara Adzan diplanet bulan. *kebenaran akan kabar berita dan cerita ini simpang siur sampai saat ini* karena hingga kini Amerika , Russia , dan negara lain belumlah dapat kembali ke bulan dan atau planet terdekat dengan bumi.

Sementara para pakar ahli astronomi terus meneliti dan mencari serta mengabarkan penemuan - penemuan mereka, dengan terus mencerdaskan dan menggeniuskan generasi masa kini, dengan penemuan - penemuan mereka para pakar yang lain belum lagi menemukan dimana ujung dari alam semesta ini dan bagaimanakah bentuk dari alam semesta ini.

Mungkin kita sering menatap kelangit dimalam hari dan disana kita lihat begitu banyak bintang - bintang yang menghiasi kita bisa merasakan betapa kecilnya manusia di alam semesta tak berujung ini. Lihat dan perhatikanlah begitu luas alam semesta ini bahkan bintang yang besarnya jutaan kali bumi terlihat sangat kecil yang mana hal ini menandakan bahwa keberadaan mereka teramat sangat jauh.

Dalam ketidak terbatasan alam semesta yang menjadikannya tidaklah berujung karena keterbatasan indera manusia, Alam semesta mungkin adalah tebatas dengan sebuah ruang yang kitanya hanya menempati sebuah didalam alam semesta ini.

Begitu kecil kita manusia jika dibandingkan dengan alam semesta , bahkan kecil jika dibandingkan dengan bumi dan kecil dibandingkan dengan gunung atau bukit. lantas bagaimanakah kita dihadapan Allah Subhanahu Wata'ala Yang Maha Besar.