Komet Ison Bisa Dilihat Tanpa Alat

Salah satu diantara sekian banyak komet yang paling banyak ditunggu kehadirannya oleh para ahli astronomi dan para pengamat angkasa pada tahun 2013 ini adalah Komet Ison, komet ison dipercaya oleh banyak orang akan nampak lebih terang dari bulan purnama dan diperkirakan akan lebih terang dari Komet McNaught yang terlihat di Peru pada 2007.


Para ahli astronomi mengatakan bahwa kehadiran Komet Ison akan menjadi pemandangan paling spektakuler di langit malam karena cahanya akan lebih terang, bahkan bila dibandingkan dengan bulan purnama. "Jutaan orang akan melihat komet ini karena penampakannya akan menjadi komet paling cemerlang dalam beberapa generasi terakhir," kata astronom David Whitehouse kepada koran Inggris, The Independent.

Whitehouse mengatakan saat ini Komet Ison belum bisa dilihat dengan mata telanjang. Dengan teleskop canggih Komet Ison terlihat kecil dan kabur, bergerak pelan di antara bintang-bintang. Namun dalam beberapa bulan ke depan, komet ini makin dekat ke bumi dan bisa dilihat tanpa bantuan alat.

"Pada akhir November Komet Ison akan bisa dilihat dengan jelas di posisi terbenamnya matahari. Ekornya memanjang dengan cahaya terang, seperti cahaya lampu senter di atas crakawala," jelas Whitehouse.

Ia menambahkan Komet Ison akan bisa dilihat dengan mata telanjang selama beberapa bulan. Komet Ison memerlukan waktu jutaan tahun cahaya untuk mendekati bumi.

Komet ini berasal dari wilayah yang disebut awan Oort, yang dikenal memiliki triliunan batu dan es, sisa dari proses pembentukan planet.

"Pada 2014 komet ini meninggalkan bumi dan mungkin kita tidak akan lagi menyaksikan penampakannya," kata Whitehouse.

Nama Dan Jenis Komet

Jenis-Jenis Komet

Berdasarkan bentuk dan panjang lintasannya, komet dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

Komet berekor panjang, yaitu komet dengan garis lintasannya sangat jauh melalui daerah-daerah yang sangat dingin di angkasa sehingga berkesempatan menyerap gas-gas daerah yang dilaluinya. Ketika mendekati Matahari, komet tersebut melepaskan gas sehingga membentuk koma dan ekor yang sangat panjang. Contohnya, komet Kohoutek yang melintas dekat Matahari setiap 75.000 tahun sekali dan komet Halley setiap 76 tahun sekali.

Komet berekor pendek, yaitu komet dengan garis lintasannya sangat pendek sehingga kurang memiliki kesempatan untuk menyerap gas di daerah yang dilaluinya. Ketika mendekati Matahari, komet tersebut melepaskan gas yang sangat sedikit sehingga hanya membentuk koma dan ekor yang sangat pendek bahkan hampir tidak berekor. Contohnya komet Encke yang melintas mendekati Matahari setiap 3,3 tahun sekali.

Nama-nama Komet

Dengan semakin majunya tekhnologi sekarang telah dikenal dan ditemukan komet yang berada di dalam tata surya kita , dan banyak kemudian nama komet yang bermunculan dengan menggunakan nama penemunya masing - masing, antara lain sebagai berikut :
  • Komet Kohoutek.
  • Komet Arend-Roland dan Komet Maikos yang muncul pada tahun 1957.
  • Komet Ikeya-Seki, ditemukan pada bulan September 1965 oleh dua astronom Jepang, yaitu Ikeya dan T. Seki.
  • Komet Shoemaker-Levy 9 yang hancur pada tahun 1994.
  • Komet Hyakutake yang muncul pada tahun 1996.
  • Komet Hale-Bopp yang muncul pada tahun 1997 dan lainnya.
  • Komet Lovejoy
  • Komet Halley terakhir muncul pada tahun 1986 dan muncul setiap 76 tahun.
  • Komet Elenin
  • Komet Encke komet ini merupakan salah satu dengan orbit terpendek yaitu 3 tahun sekali.
  • Komet Brooks Ditemukan Juli 1911 penemunya William Robert Brooks dan nama belakangnya dijadikan nama komet ini.
  • Komet Lulin Ditemukan pada 11 Juli 2007.
  • Komet Hartley Komet ini nampak setiap 6 tahun sekali.
  • Komet Kopff namanya berasal dari nama penemunya yaitu August Kopff . Diperkirakan nampak setiap 6 tahun sekali.
  • Komet Swan
  • Komet Bode ditemukan oleh Johann Elert Bode.
  • Komet Holmes ditemukan oleh Edwin Holmes.

Komet Atau Lintang Kemukus

Apakah komet itu ..?
Menurut defini yang disepakati oleh para ahli astronomi Komet adalah sebuah benda langit yang bergerak mengelilingi matahari dengan garis edar yang berbentuk lonjong atau parabolis atau hiperbolis. Orang Jawa menyebut atau menamai komet sebagai lintang kemukus pengertian dan atau sebutan ini didapatkan karena komet memiliki ekor seperti buah kemukus yang telah dikeringkan.

Sedang menurut para ahli astronomi kata "komet" berasal dari bahasa Yunani, yang kurang lebih berarti "rambut panjang" Istilah lainnya dari komet adalah bintang berekor yang menurut sebagian besar ahli astronomi penyebutan ini tidak tepat karena komet sama sekali bukanlah sebuah bintang.


Bagian - bagian dari Komet terbentuk dari partikel es dan debu atau terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku pada saat berada jauh dari Matahari. Ketika kemudian sebuah komet mendekati Matahari, maka sebagian dari bahan penyusun komet akan menguap membentuk kepala gas dan ekor yang terbentuk karena penguapan partikel - partikel tersebut yang membentuk ekor dari komet. 

Komet dipercaya juga mengelilingi Matahari, sehingga dianya termasuk kedalam sistem dari tata surya. kebanyakan dari komet adalah merupakan gas pijar dengan garis edar yang berbeda-beda yang Panjang dari "ekor" komet tersebut dapat mencapai jutaan km. 

Dibandingkan dengan planet komet memiliki jarak tempuh yang lebih jauh di luar angkasa daripada planet. Beberapa komet bahkan membutuhkan ribuan tahun untuk dapat menyelesaikan satu kali mengorbit pada Matahari.

Bagian-Bagian Komet

Bagian-bagian komet terdiri dari inti, koma, awan hidrogen, dan ekor berikut adalah penjelasan dari bagian - bagian tersebut :
  • Inti, merupakan bahan yang sangat padat, diameternya mencapai beberapa kilometer, dan terbentuk dari penguapan bahan-bahan es penyusun komet, yang kemudian berubah menjadi gas.
  • Koma, merupakan daerah kabut atau daerah yang mirip tabir di sekeliling inti.
  • Lapisan hidrogen, yaitu lapisan yang menyelubungi koma, tidak tampak oleh mata manusia. Diameter awan hidrogen sekitar 20 juta kilometer.
  • Ekor, yaitu gas bercahaya yang terjadi ketika komet lewat di dekat Matahari.
Menurut para ahli astronomi Inti dari sebuah komet adalah merupakan sebongkah batu dan salju. Bagian ekor suatu komet terdiri dari dua macam, yaitu ekor debu dan ekor gas. Bentuk ekor debu tampak berbentuk lengkungan, sedangkan ekor gas berbentuk lurus. Koma atau ekor komet tercipta saat mendekati Matahari yaitu ketika sebagian inti meleleh menjadi gas. Angin Matahari kemudian meniup gas tersebut sehingga menyerupai asap yang mengepul ke arah belakang kepala komet. Ekor inilah yang terlihat bersinar dari bumi.

Komet Paling Terang Sepanjang Sejarah

Komet ISON yang telah lama ditunggu sejak pertama kali ditemukan ini dipercaya oleh para ahli astronomi merupakan pemandangan yang paling spektakuler dan akan terlihat dari belahan bumi utara dilihat dari rusia, kerena disaat itu kepala komet mengarah ke Matahari dengan ekor yang panjang, bahkan dipercaya komet ini akan nampak pada siang hari, maka dari itu ilmuwan menyebutnya sebagai “Komet Paling Terang Sepanjang Sejarah Manusia”.


Ditemukannya sebuah komet yang diperkirakan bakal teramati dengan jelas oleh warga Bumi pada akhir 2013 mendatang yang kemudian diberi nama ISON (C/2012 S1) itu disebut-sebut merupakan komet yang bakal terlihat lebih terang 15 kali daripada Bulan. Comet C/2012 S1 (ISON) ditemukan di Russia oleh astronomer Vitali Nevski dan Artyom Novichonok di International Scientific Optical Network (ISON) pada tanggal 21 September 2012.

“Diperkirakan baru akan terlihat sangat terang dan jelas oleh mata telanjang pada 2013 ketika komet ISON mendekati matahari,” ujar Profesor Riset Astronomi, Astrofisika Lembaga Penerbangan dan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, pada akhir pekan lalu. Saat ini komet yang diumumkan keberadaannya pada Senin 24 September lalu oleh Vitali Nevski dan Artyom Novichonok dari Russia, masih tampak redup untuk diamati langsung. Objek tersebut baru bisa dipotret dengan kamera CCD.

Untuk yang penasaran dan ingin melihat komet ISON (C/2012 S1) ini, langsung bisa buka pada Google Sky , tapi jangan kecewa nantinya karena menurut kebanyakan orang foto pada Google Sky kurang baik. 

Komet tersebut ditemukan ilmuwan Rusia dengan menggunakan kamera dari teleskop 0,4 meter milik International Scientific Optical Network (ISON). Komet berorbit parabola itu berasal dari luar tata surya kita. Ketika pertama kali terlihat, Komet ISON berjarak 625 juta mil atau 1 miliar kilometer dari Bumi dan 584 juta mil atau 939 juta km dari matahari, dalam konstelasi redup Cancer.

Komet tersebut saat ini lebih lemah cahayanya dari bintang yang paling redup sekalipun jadi sangat sulit untuk bisa dilihat dengan mata telanjang. 

Pada 28 November tahun depan, komet ini akan berada di titik terdekat (perihelion) dengan matahari, sekitar 1,2 juta km dari permukaan matahari. Inilah yang membuat komet ini ditengarai bisa terlihat di siang bolong. Namun tetap saja sinar terang matahari akan menghalangi pengamatan.

Yang menarik, komet ini memiliki orbit yang mirip dengan Komet Besar 1960 (Great Comet 1960). Jadi saat bergerak menjauh dari Matahari, ekor panjang komet membentang dengan cemerlang, naik di langit sebelah barat saat matahari terbenam.

Pada Bulan Desember tahun 2013 ini, komet ini bisa terlihat di langit malam setelah matahari terbenam dan di pagi hari sesaat sebelum matahari terbit.

Dua Komet Ditahun 2013

Tahun 2013 dipercaya atau disebut oleh banyak orang sebagai Tahun Komet, hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah karena pada tahun ini akan ada dua komet yang melintasi bumi, 2 buah komet atau orang jawa bilang lintang Kemukus yang cukup terang akan tampil di langit sepanjang tahun ini. Keduanya merupakan komet yang baru saja ditemukan dan salah satunya akan menjadi komet paling terang yang mungkin bisa ditemukan seumur hidup manusia.


Komet paling terang seumur hidup, ISON, yang ditemukan pada tanggal 24 September 2012 oleh astronom Vitali Nevski dan Artyom Novinchonok adalah salah satunya. Komet ini akan menjadi komet paling terang sejak 1965. "Komet ISON akan menarik jutaan dari kegelapan untuk menyaksikan komet paling terang dalam banyak generasi, bahkan lebih terang dari Bulan purnama," kata astronom dan penulis buku "The Moon : A Bography", David Whitehouse, dalam tulisannya di The Independent.

Komet ISON, seperti ditulis Whitehouse, bergerak dari sebuah wilayah yang disebut Awan Oort. Sekali waktu, kemungkinan karena pengaruh gravitasi bintang terdekat, sebuah komet akan dilemparkan keluar dari wilayah ini untuk selamanya, kadang menuju Tata Surya.

"Komet ISON akan melintas untuk pertama kali dan mungkin hanya sekali. Hidup komet ini sebelumnya dingin dan tak mengalami perubahan namun kini bergerak mendekati Matahari dan memanas" Komet ISON bisa dilihat mulai Oktober 2013 hingga minggu pertama Januari 2014 dengan mata telanjang. Pada bulan Oktober, komet akan mendekati Mars. Es pada komet akan mulai retak karena suhu panas. Pada tahap ini, ekor komet akan terbentuk.

Segera setelahnya, komet akan memasuki orbit Bumi. Saat ini, komet akan tampak terang seiring es di bawah permukaannya berubah menjadi gas yang kemudian merefleksikan cahaya Matahari. Pada 28 November 2013, komet akan mencapai jarak 1,2 juta km dari Matahari.

Saat mencapai titik terdekat dari Matahari, komet akan bersinar sangat terang, mencapai magnitud -10. Namun, pengamatan pada saat itu berbahaya dan membutuhkan peralatan khusus. Di Indonesia sendiri, waktu komet mencapai titik terdekat dengan Matahari jatuh pada siang hari.

Bagi warga Indonesia yang ingin menyaksikan, waktu terbaik menyaksikan komet ISON adalah pagi hari tanggal 28 November 2013, sebelum komet ini mencapai jarak terdekatnya dengan Matahari siang harinya. Komet ISON ditemukan lewat pengamatan di Observatorium Kislovodsk, Rusia, dengan menggunakan teleskop International Scientific Optical Network (ISON) 40 cm. Nama teleskop itulah yang kemudian diambil sebagai nama komet yang ditemukan.

Komet lain yang juga akan tampak terang di langit adalah komet 2014 L4 (PanSTARRS). Komet ini akan tampak terang di langit malam sepanjang bulan Maret dan April 2013. Komet ini dinamai sesuai nama teleskopnya,  Panoramic Survey Telescope And Rapid Response System.

Komet PanSTARRS juga akan bergerak mendekati Matahari perihelion atau titik terdekat komet dengan matahari akan dicapai pada 9 Maret 2013 Jarak komet dan Matahari saat itu 45 juta km.

Komet ISON Bulan November 2013

Komet ISON yang ditunggu kedatangannya pada bulan November 2013


 
Peneliti mengatakan komet ISON akan terang seperti komet Lovejoy. Buntut komet akan terlihat jelas. Komet Pan Starrs adalah komet kedua yang terbaik untuk bisa dilihat.

Komet ISON diperkirakan memiliki inti dengan ukuran 1 sampai 10km. Akan memasuki jraak perihelion pada 28 November 2013. Kabarnya dari peneliti, terang komet ISON seperti bulan, bahkan bisa terlihat dekat matahari di siang bolong.

Komet ISON akan melintas mendekati bumi dengan jarak 1,2 juta km dibawah garis matahari. Saat ini komet ISON masih terlalu jauh dan hanya terlihat dengan teleskop besar. Ditemukan oleh astronom Vitali Nevski dari Vitebsk tahun lalu. mengunakan 16 inch Santel reflektor yang menjadi bagian teleskop International Scientific Optical Network whose abbreviation ISON