Fenomena Alam Aurora

Aurora adalah fenomena alam yang menyerupai pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh Matahari (angin surya).

Di bumi, aurora terjadi di daerah di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan magnetiknya. Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis , yang dinamai bersempena Dewi Fajar Rom, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, Boreas. Ini karena di Eropa, aurora sering terlihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah Matahari akan terbit dari arah tersebut. Aurora borealis selalu terjadi di antara September dan Oktober dan Maret dan April. Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa.Tapi kadang-kadang aurora muncul di puncak gunung di iklim tropis.


Aurora (jamak: aurora atau aurora, dari kata Latin aurora, "matahari terbit") adalah tampilan cahaya alami di langit terutama di wilayah yang mempunyai garis lintang tinggi seperti di Kutub Utara dan Antartika, yang disebabkan oleh tumbukan partikel bermuatan energik dengan atom dalam suasana ketinggian tinggi (termosfer). Muatan Partikel berasal dari angin dan matahari serta magnetosfer, di Bumi, yang diarahkan oleh medan magnet bumi ke atmosfer. Selama badai geomagnetik, zona aurora meluas ke daerah yang memiliki garis lintang yang lebih rendah.
Aurora diklasifikasikan sebagai difus atau diskrit. Aurora difus adalah cahaya berfitur pada langit yang mungkin tidak terlihat dengan mata telanjang, bahkan pada malam yang gelap. Ini mendefinisikan luasnya zona aurora. Diskrit aurora yang tajam didefinisikan sebuah fitur dalam aurora difus yang bervariasi dalam kecerahan dari hanya nyaris tak terlihat dengan mata telanjang sehingga cukup terang untuk membaca koran pada malam hari. Aurora diskrit biasanya hanya terlihat di langit malam, karena mereka tidak seterang langit yang diterangi matahari. Aurora kadang-kadang terjadi diluar kutub dari zona aurora, yang umumnya tidak terlihat dengan mata telanjang.

Mengapa Bisa Terjadi Petir ?

Mengapa Bisa Terjadi Petir ?

Menurut para ahli per-Petir-an munculnya sebuah petir dan atau guntur terjadi akibat perpindahan muatan negatif menuju ke muatan positif. Menurut ilmu fisika, petir adalah lompatan bunga api raksasa antara dua massa dengan medan listrik yang berbeda. Prinsip dasarnya kira-kira sama dengan lompatan api pada busi.

Petir adalah merupakan hasil dari pelepasan muatan listrik yang terjadi di awan, Energi dari pelepasan itu begitu besarnya sehingga menimbulkan rentetan cahaya, panas, dan bunyi yang sangat kuat yaitu geluduk, guntur, atau halilintar. Geluduk, guntur, atau halilintar ini dapat menghancurkan bangunan, membunuh manusia, dan memusnahkan pohon. 

Sedemikian raksasanya sampai-sampai ketika petir itu melesat, tubuh awan akan terang dibuatnya, sebagai akibat udara yang terbelah, sambarannya yang rata-rata memiliki kecepatan 150.000 km/detik itu juga akan menimbulkan bunyi yang menggelegar di angkasa.

Petir merupakan gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan dimana di langit muncul kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan dan beberapa saat kemudian disusul oleh suara yang menggelegar. 

Terdapat beberapa definisi dari petir, antara lain : 
  • Fenomena alam yang merupakan Pelepasan muatan elektrostatis yang berasal dari badai guntur 
  • Pelepasan muatan ini disertai dengan pancaran cahaya dan radiasi elektromagnetik lainnya 
  • Arus listrik yang melewati saluran pelepasan muatan tadi dengan cepat memanaskan udara dan berkembang sebagai plasma yang menimbulkan gelombang bunyi yang bergetar ( guntur ) di atmosfir

Revolusi Ilmiah Astronomi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, astronomi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai alam semesta. Banyak pandangan-pandangan berkenaan dengan astronomi ini, baik dari segi agama, maupun kehidupan secara sosial. Keragaman pandangan astronomi ini terus berkembang dari mulai zaman dulu hingga saat ini.

Pada Zaman Renaisans, Copernicus menyusun model Tata Surya heliosentris, model yang kemudian dibela dari berbagai kontroversi, dikembangkan, dan dikoreksi oleh dua ilmuwan bernama Galileo dan Kepler. Galileo berinovasi dengan teleskop yang berguna untuk mempertajam pengamatannya mengenai astronomi. Sedangkan Kepler berhasil menjadi ilmuwan pertama yang menyusun secara tepat dan mendetail dari pergerakkan planet-planet dengan matahri sebagai pusatnya.

Akan tetapi, meski Kepler menajdi ilmuwan pertama yang dapat menyusun secara tepat dan detail, Kepler gagal mempformulasikan teori untuk menjelaskan hukum-hukum yang ditulisnya sendiri. Hal tersebut terus terulang hingga Newton yang menemukan teleskop refleksi yang digunakan untuk pengamatan langit, berhasil menjelaskan hukum-hukum Kepler melalui dinamika angkasa dan hukum gravitasi.

Seiring dengan semakin baiknya ukuran dan kualitas teleskop, semakin banyak pula penemuan-penemuan lebih lanjut lagi. Melalui teknologi ini, Lacaile berhasil mengembangkan katalog-katalog bintang yang lebih lengkap. Hal tersebut juga dilakukan oleh astronom Jerman-Inggris Herschel dengan membuat katalog-katalog Nebula dan gugusannya.

Pada tahun 1781, Herschel menemuka planet Uranus. Planet ini merupakan planet pertama yang ditemui di luar planet-planet klasik. Selain itu, pengukuran jarak menuju sebuah bintang di langit juga pertama kali dipublikasikan pada tahun 1838. Perhitungan ini dilakukan oleh Bessel dengan melakukannya melalui pengukuran paralaks dari 61 Cygni.

Kemudian, pada abad ke-18 hingga abad ke-19, penemuan menganai ilmu astrobnomi ini diwarnai oleh penelitian atas masalah yang dikenal dengan sebuatan masalah tiga badan. pengamatan dan penelitian ini dilakukan oleh Euler, Clairaut, dan D’Alembert. Oleh ketiga ilmuwan tersebut, penelitian kemudian menghasilkan metode prediksi yang lebih tepat untuk pergerakkan Bulan dan planet-planet.

Penemuan ini kemudian diperkuat oleh Lagrange dan Laplace yang memungkinkan setiap ilmuwan bisa memperkirakan massa planet dan satelit melalui perturbasi atau pergerakannya.

Setelah banyaknya kemajuan akan penemuan-penemuan astronomi tersebut, hal tersebut terus berkembang hingga ditemukanya spektroskop dan fotografi. Kedua penemuan tersebut mendorong kemajuan penelitian-pebelitian baru lainnya.

Pada tahun 1814-1815, Fraunhoffer menemukan lebih kurang 600 pita spektrum pada Matahari. Kemudian pada tahun 1859 Kirchhoff menjelaskan fenomena astronomi ini dengan mengatribusikannya pada keberadaan unsur-unsur semesta alam.

Baru kemudian pada abad ke-20, Galaksi Bima Sakti yang merupakan tempat Bumi dan Matahari berada. Hal tersebut dibuktikan sebagai kelompok bintang yang terpisah dari kelompok bintang-bintang yang lainnya.
Dari berbagaoi pengamatan yang sebelum-sebelumnya dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa ada galaksi-galaksi lain di luar Bima Sakti. Selain itu, diyakini bahwa alam semesta ini terus mengembang setiap hari-harinya. Hal ini disebabkan galaksi tersebut terus menjauh dari galaksi yang ditempati saat ini.

Astronomi modern menemukan dan terus berupaya untuk menjelaskan benda-benda langit yang asing, seperti kuasar, pulsar, blazar, galaksi-galaksi radio, black hole atau lubang hitam, dan bintang neutron. Dengan adanya kosmologi fisik, diharapkan penemuan menganai astronomi dan benda-benda asing yang belum bisa dijelaskan tersebut bisa lebih maju dan berkembang pesat, seperti teori Big Bang, radiasi CMB, hukum Hubble, dan ketersediaan kosmologi unsur.

Penangkal Petir

Alat Penangkal petir adalah sebuah rangkaian jalur yang difungsikan sebagai jalan bagi sebuah petir untuk menuju ke permukaan bumi, tanpa kemudian merusak benda-benda yang dilewatinya. Menurut para ahli penangkal petir ada 3 bagian utama pada penangkal petir yakni : Batang penangkal petir, Kabel konduktor,Tempat pembumian
Berikut adalah penjelasan dari ketiga komponen tersebut :

Batang penangkal petir

Batang penangkal petir berupa batang tembaga yang ujungnya runcing. Dibuat runcing karena muatan listrik mempunyai sifat mudah berkumpul dan lepas pada ujung logam yang runcing. Dengan demikian dapat memperlancar proses tarik menarik dengan muatan listrik yang ada di awan. Batang runcing ini dipasang pada bagian puncak suatu bangunan.

Kabel konduktor

Kabel konduktor terbuat dari jalinan kawat tembaga. Diameter jalinan kabel konduktor sekitar 1 cm hingga 2 cm . Kabel konduktor berfungsi meneruskan aliran muatan listrik dari batang muatan listrik ke tanah. Kabel konduktor tersebut dipasang pada dinding di bagian luar bangunan.

Tempat pembumian

Tempat pembumian (grounding) berfungsi mengalirkan muatan listrik dari kabel konduktor ke batang pembumian (ground rod) yang tertanam di tanah. Batang pembumian terbuat dari bahan tembaga berlapis baja, dengan diameter 1,5 cm dan panjang sekitar 1,8 - 3 m .

Cara kerja

Saat muatan listrik negatif di bagian bawah awan sudah tercukupi, maka muatan listrik positif di tanah akan segera tertarik. Muatan listrik kemudian segera merambat naik melalui kabel konduktor , menuju ke ujung batang penangkal petir. Ketika muatan listrik negatif berada cukup dekat di atas atap, daya tarik menarik antara kedua muatan semakin kuat, muatan positif di ujung-ujung penangkal petir tertarik ke arah muatan negatif. Pertemuan kedua muatan menghasilkan aliran listrik. Aliran listrik itu akan mengalir ke dalam tanah, melalui kabel konduktor, dengan demikian sambaran petir tidak mengenai bangunan. Tetapi sambaran petir dapat merambat ke dalam bangunan melalui kawat jaringan listrik dan bahayanya dapat merusak alat-alat elektronik di bangunan yang terhubung ke jaringan listrik itu, selain itu juga dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. Untuk mencegah kerusakan akibat jaringan listrik tersambar petir, biasanya di dalam bangunan dipasangi alat yang disebut penstabil arus listrik (surge arrestor).

Petir, Kilat, atau Halilintar

Petir, kilat, dan atau halilintar menurut para ahli astronomi adalah merupakan gejala alam yang biasanya dan seringkali muncul pada musim hujan di saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya.

Petir merupakan gejala alam yang bisa kita analogikan dengan sebuah kapasitor raksasa, dimana lempeng pertama adalah awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng kedua adalah bumi (dianggap netral). Seperti yang sudah diketahui kapasitor adalah sebuah komponen pasif pada rangkaian listrik yang bisa menyimpan energi sesaat (energy storage). Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud), dimana salah satu awan bermuatan negatif dan awan lainnya bermuatan positif.

Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. 

Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara. Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan.

Meteor Shower (Hujan Meteor)

Meteor shower 22 dan 23 April 2013


Kejadian - kejadian menarik tentang segala sesuatu hal yang menyangkut ruang angkasa memang menarik dan meskipun kebanyakan kita tidak dapat melihatnya secara langung akan setiap kejadian ini, kita dapat melihat siaran dan atau photo kejadian tentang sesuatu yang ada langit melalui website tertentu yang menyediakan hal ini. 

Kejadian dan atau peristiwa yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi setiap orang yang mau mengamati dan atau sering mengamati kejadian - kejadian alam disetiap bulan dan tahunnya adalah Meteor shower atau hujan meteor. 

Kejadian dan atau peristiwa meteor shower (Hujan Meteor) di bulan ini yang menurut informasi dari para peneliti ruang angkasa akan terjadi di antara tanggal 22 - 23 April 2013, dan diperkirakan akan terjadi hujan meteor yang mana bumi akan dihujani oleh meteor - meteor kecil sebanyak 20 meteor setiap jamnya, bahkan kemungkinan bisa mencapai 100 meteor yang bisa terlihat dalam waktu 1 jam tentunya dengan mempergunakan teropong dan atau camera khusus.

Bila anda tertarik dan ingin mengenal lebih jauh bidang astronomi dan memiliki teropong atau camera. Boleh dicari kesempatan langka yang satu ini dengan membeli teropong atau camera bintang yang khusus dipergunakan untuk mengamati hal ini. 

Wallahu A'lam

Sehari Sama Dengan Seribu Tahun

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ 


In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful. 
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ مَا لَكُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا شَفِيعٍ أَفَلا تَتَذَكَّرُونَ



Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari padaNya seorang penolongpun dan tidak pula seorang pemberi syafa'at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan ?

 يُدَبِّرُ الأمْرَ مِنَ السَّمَاءِ إِلَى الأرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ أَلْفَ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ 



Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian urusan itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu,

 ذَلِكَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ



Yang demikian itu ialah Tuhan Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. 


Maksud urusan itu naik kepadaNya ialah beritanya yang dibawa oleh malaikat untuk dilaporkan kepada Allah Subhanahu Wata'ala yang jika manusia menempuh perjalanan itu maka akan memakan waktu selama 1000 tahun, karena Malaikat diciptakan dari Cahaya maka hal itu adalah mudah dan cepat. Ayat ini suatu tamsil bagi kebesaran Allah dan keagunganNya. 

Wallahu A'lam

Dikenal Penduduk langit

## Ia tidak Dikenal dan Tidak Terkenal di Dunia, Namun ia Terkenal dan Dikenal oleh Penduduk Langit.

## Ia tidak Dikenal dan Tidak Terkenal di Facebook dan jejaring sosial lainnya, Namun ia disebut-sebut oleh Seluruh penduduk Langit.

## Ia hanya orang Biasa, Namun ketika ia Mengangkat tangan untuk berdoa, Seluruh Alam Semesta Bergetar.

## Ia Sering dilupakan Oleh Manusia, Namun Allah dan seluruh penduduk langit tidak pernah melupakannya sedetikpun.......!!!!

==================================================================
Bismillah....

”Jadilah kalian yang dikenali para penghuni langit namun kalian tidak dikenal para penghuni bumi.” [Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu’anhu dari Ibrahim bin Isa, Shifatush-Shafwah, 1/415]

Apakah kita termasuk di dalamnya???

Sejenak mohon untuk dibaca dan disimak serta direnungi tulisan ini walau mungkin tidak penting untuk Anda. Saya hanya menulis apa yang hendak saya tulis. Meringkas dan mengambiil mana yang penting menurut saya untuk saya tulis di status saya kali ini. Semoga menjadi teguran bagi saya terutama, dan bagi Anda sekalian walau diri ini tidak pantas untuk bertutur ucap dalam hal menasehati Anda sekalian.....

Kepada Abdullah bin 'Umar, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Di dunia ini, hendaknya kamu berlaku seperti orang asing, atau orang yang lewat. [H.R. Bukhari, Ar Raqaiq I/233]

Abdullah bin Mubarak berkata:
"Kulihat dosa-dosa itu mematikan hati,
Membiasakannya mengakibatkan kehinaan,
Meninggalkannya adalah kehidupan bagi hati,
Selalu menjauhinya adalah yang terbaik bagi Anda."

Ia laki-laki atau wanita yang terjaga....
Ketika orang sibuk dengan facebooknya, ia justru sibuk dengan bacaanya...
Ketika orang sibuk mengobrol hingga lupa waktu, ia justru berdzikir hingga tak sadar air matanya berderai....
Ketika orang sibuk berlebihan bergaul, ia justru berkhalwat dengan Rabb nya....
Ketika orang sibuk akan dunianya, justru ia sibuk mempersiapkan bekal akhiratnya.....
Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya......
Sedang mereka berdoa kepada Rabbnya dengan rasa takut dan Harap......

Ali bin al Husain pernah berkata, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu agar Engkau tidak memperindah penampilanku pada apa yang tampak mata, dan membuat buruk rahasiaku pada apa yang tampak mata.”

Dan beliau juga berkata, ”Sesungguhnya sedekah dengan tersembunyi memadamkan kemarahan Allah”. Ini merupakan hadits yang marfu’ dari Nabi , yang diriwayatkan dari banyak sahabat, seperti Abdullah bin Ja’far, Abu Sa’id Al-Khudri, Ibnu “Abbas, Ibnu Mas’ud, Ummu Salamah, Abu Umamah, Mu’awiyah bin Haidah, dan Anas bin Malik. Berkata Syaikh Al-Albani: ”Kesimpulannya hadits ini dengan jalannya yang banyak serta syawahidnya adalah hadits yang shahih, tidak diragukan lagi. Bahkan termasuk hadits mutawatir menurut sebagian ahli hadits muta’akhirin” [As-Shohihah 4/539, hadits no. 1908].

Rasulullah bersabda: ”Tatkala Allah menciptakan bumi, bumi tersebut bergoyang-goyang, maka Allah pun menciptakan gunung-gunung, kalau Allah lemparkan gunung-gunung tersebut di atas bumi maka tenanglah bumi. Maka para malaikatpun terkagum-kagum dengan penciptaan gunung, mereka berkata, ”Wahai Tuhan kami, apakah ada dari makhluk-Mu yang lebih kuat dari gunung?” Allah berkata, “Ada yaitu besi”. Lalu mereka bertanya (lagi), ”Wahai Tuhan kami, apakah ada dari makhluk-Mu yang lebih kuat dari besi?”, Allah menjawab, ”Ada yaitu api.”, mereka bertanya (lagi), ”Wahai Tuhan kami, apakah ada makhluk-Mu yang lebih kuat dari pada api?”, Allah menjawab, ”Ada yaitu air”, mereka bertanya (lagi), ”Wahai Tuhan kami, apakah ada makhluk-Mu yang lebih kuat dari pada air?”, Allah menjawab, ”Ada yaitu air” mereka bertanya (lagi), ”Wahai Tuhan kami, apakah ada makhluk-Mu yang lebih kuat dari pada air?”, Allah menjawab, ”Ada yaitu angin” mereka bertanya (lagi), ”Wahai Tuhan kami, apakah ada makhluk-Mu yang lebih kuat dari pada angin?”, Allah menjawab, ”Ada yaitu seorang anak Adam yang bersedekah dengan tangan kanannya lalu dia sembunyikan agar tidak diketahui tangan kirinya”. [Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya 3/124 dari Anas bin Malik. Berkata Ibnu Hajar, ”Dari hadits Anas dengan sanad yang hasan marfu’” (Al-Fath 2/191) ].

Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya: Zuhair bin Harb menuturkan kepadaku demikian juga Muhammad bin al-Mutsanna. Mereka semua menuturkan dari Yahya al-Qaththan. Zuhair mengatakan, Yahya bin Sa'id menuturkan kepada kami dari Ubaidillah. Dia berkata, Khubaib bin Abdurrahman mengabarkan kepadaku dari Hafsh bin ‘Ashim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda,
"Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari di saat tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. (salah satunya adalah)…Seorang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak mengerti apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya…"

Berkata Abu Hazim Salamah bin Dinar. "Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan kejelekan-kejelekanmu." [Berkata Syaikh Abdul Malik Romadhoni, "Diriwayatkan oleh Al-Fasawi dalam Al-Ma’rifah wa At-Tarikh (1/679), dan Abu Nu'aim dalam Al-Hilyah (3/240), dan Ibnu 'Asakir dalam tarikh Dimasyq (22/68), dan sanadnya shohih". Lihat Sittu Duror hal. 45]

Abul Abbas al 'Atha' berkata, "Tanda-tanda wali itu ada empat macam: Menjaga rahasia antara dirinya dengan Allah, menjaga amalan anggota tubuhnya antara dirinya dengan perintah Allah, sabar dalam menghadapi siksaan antara dirinya dengan makhluk Allah, dan bergaul bersama manusia dengan keragaman akal mereka." [Shifat ash Shafwah, jilid 2, hal. 287].

Imam al Hasan al Bashri berkata, "Adakalanya seseorang sudah hafal Al Quran, sementara tetangganya tidak mengetahuinya. Adakalanya seseorang memiliki banyak pengetahuan, namun orang-orang tidak merasakannya. Adakalanya seseorang mendirikan shalat yang panjang, sementara di rumahnya ada beberapa orang tamu dan mereka tidak mengetahuinya. Kita mengenal beberapa orang yang melakukan amal shalih secara sembunyi-sembunyi selagi di dunia, namun kemudian pengaruh amalnya itu selalu tampak sepeninggalnya…" [Al Akhfiya' al Manhaj wa as Suluk, oleh Walid ibn Sa'id Bahakam].

Banyak orang yang dilupakan manusia, namun Allah subhanahu wa Ta’ala tidak melupakannya. Ini dikarenakan keikhlasan orang-orang seperti itu, yang banyak menyebut Allah secara sembunyi-sembunyi, jauh dari pandangan manusia.

Sungguh di luar sana, banyak sekali orang sholih yang ia tak dikenal, ia tak terkenal, ia tak di sebut-sebut di dunia, di facebook, di twitter, dan dimana saja di dunia ini atau di jejaring sosial manapun, namun ia sungguh sangat terkenal di seluruh penduduk langit. Ketika ia mengangkat tangannya untuk berdoa, maka begetarlah langit hingga langit ke tujuh....

Siapakah ia??? Apakah ia termasuk dari diri kita???

Semoga menjadi renungan bagi kita untuk selalu bertaqwa kepada Allah dan menjauhi hal-hal yang sia-sia hingga lupa waktu......

Dan menjadi pelipur lara bagi mereka yang selalu bersabar dalam menghadapi berbagai ujian yang menyakitkan karena selalu menyembunyikan amalan-amalan ibadahnya di hadapan manusia......

Read More: http://nafas-diri.blogspot.com/2012/09/ia-sangat-dikenal-penduduk-langit.html#ixzz2QJOuFXOO