Siapakah John Harrison

Siapakah John Harrison dan apakah dia membenci enterprise ? mengapa dia membenci Enterprise ?

John Horrison tidak tahu menahu karena enterprise memerankan dia seperti itu dan J. J. Abrams meluncurkan bintang baru Star Trek Into Darkness itu menunjuk ke sebuah peran jahat besar bagi Aktor Inggris  Benedict Cumberbatch (Sherlock). Berbicara kepada Kirk, Cumberbatch bariton menyanyikan dengan suara dari neraka, "Kau akan mendapatkan diri Anda dan semua orang di bawah perintah Anda Terbunuh!"

Karakter Cumberbatch ini masih diselimuti misteri, tetapi sejak itu telah disebut sebagai "John Harrison" dalam film masih disediakan oleh Paramount. Bisa Harrison menandai kembalinya - dalam beberapa bentuk - dari judul tiran yang terkenal pada tahun 1982 menjadi ikon The Wrath of Khan film ? Satu pointer ke arah itu : prolog sembilan menit ditunjukkan kepada wartawan pada hari Minggu itu mengungkapkan Dr Carol Marcus (diperankan oleh Alice Eve). Marcus pertama muncul dalam The Wrath of Khan, sehingga kebangkitan karakternya Menyediakan hubungan DNA ke saga Khan.

Dengan ekstensi, karakter Cumberbatch Harrison, meskipun, mungkin juga menanggung beberapa jenis koneksi ke Khan, dan trailer Jepang untuk film juga menambahkan bonus footage itu mengungkapkan dua karakter Menempatkan tangan mereka di sisi berlawanan dari dinding kaca - referensi mungkin untuk Antara adegan Kirk ikonik dan Spock di Wrath of Khan. Ke Darkness co-writer Damon Lindelof mengatakan, " Tujuan kami adalah untuk tidak memberitahu "

Menelusuri Keberadaan Makhluk Asing

Sedari dulu hingga saat ini dan mungkin sampai kiamat nanti tidak ada henti - hentinya diantara para Ilmuwan dan para ahli astronomi untuk Terus Menelusuri Keberadaan Makhluk Asing.





Sejauh ini para astronom terus berupaya untuk menelusuri keberadaan makhluk asing. Para astronom Australia menggunakan metode very long baseline interferometry (VLBI) untuk mendapatkan sinyal adanya makhluk asing di daerah bintang yang dikenal dengan Gliese 581.

Para ahli secara khusus memusatkan perhatian pada Gliese 581 karena bintang ini diketahui dikelilingi beberapa planet mirip Bumi.

Dalam tulisan yang segera dimuat di Jurnal Astronomi para ahli mengatakan belum ditemukan adanya tanda-tanda makhluk luar angkasa adalah sesuatu yang bisa dipahami.

"Kita tidak semestinya berkecil hati," kata Seth Shostak, astronom Amerika Serikat yang bekerja di SETI Institute, lembaga di AS yang antara lain mencari makhluk luar angkasa.

"Memang bintang yang kita teliti memiliki planet-planet yang bisa dihuni. Ada atmosfir dan ada laut. Tapi meneliti bintang dan planet membutuhkan waktu yang sangat lama. Mungkin perlu 70 tahun," imbuhnya.

"Fakta bahwa satu sistem tata surya di luar sana tidak mengeluarkan sinyal kehidupan bukan berarti tidak ada makhluk lain sama sekali di alam semesta ini," tegas Shostak.

Ia menambahkan untuk menemukan sinyal dari makhluk luar angkasa diperlukan ribuan atau bahkan jutaan observasi bintang.

Dalam beberapa tahun terakhir para ahli memusatkan pencarian mahluk asing di tempat-tempat tertentu, yang diyakini memiliki kondisi mirip Bumi, dengan temperatur tidak terlalu panas atau dingin.

Salah satu teknik yang dipakai adalah VLBI, seperti yang digunakan oleh para astronom dari Universitas Curtin, Australia.

VLBI pada dasarnya adalah proses pencarian yang memanfaatkan beberapa teleskop, yang berjauhan letaknya, namun diatur sedemikian rupa sehingga jaringan beberapa teleskop ini bekerja seperti satu teleskop besar.

Penjelajahan Angkasa


Penjelajahan angkasa adalah eksplorasi fisik dari benda di luar Bumi dan biasanya menyangkut teknologi, ilmu pengetahuan, dan politik yang berhubungan dengan luar angkasa. Salah satu yang paling terkenal dan aspek penting dari penjelajahan angkasa adalah pendaratan manusia pertama di bulan dalam perlombaan angkasa antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Dari fiksi ke kenyataan

Ide mengirim objek ke angkasa terdapat di dalam pikiran dari banyak penulis sains fiksi ratusan tahun sebelum hal itu menjadi kenyataan. Beberapa karya ini juga menulis penggambaran bagaimana hal tersebut dapat dilakukan. Pada abad 20, dengan pengembangan propulsi teknologi yang cukup, material yang kuat dan ringan dan terobosan teknologi dan sains lainnya, ide misi luar-bumi tidak lagi hanya sekedar impian tapi suatu kenyataan.

Museum National Air and Space (National Air and Space Museum, NASM) di National Mall di Washington, D.C. memajang sebuah contoh batu bulan yang dapat dilihat dan disentuh oleh masyarakat, sebuah kapsul Gemini dan roket Soviet. Steven F. Udvar-Hazy Center di Dulles International Airport di Virginia Utara menampilkan banyak teknologi aerospace dalam satu tempat: Pesawat luar angkasa Enterprise, sebuah Concorde dan beberapa pesawat lainnya. Museum Space & Rocket Center A.S di Huntsville, Alabama dekat dengan Redstone Arsenal menampilkan banyak perangkat angkasa, termasuk replika roket Saturn V Apollo 11 ukuran-penuh, Apollo asli, dan kapsul pelatih luar-angkasa Merkurius, dan kapsul luar angkasa Apollo 16 asli.

Kapal angkasa penggunaan ulang pertama (shuttle angkasa) diluncurkan oleh AS pada perayaan tahunan ke-20 penerbangan Gagarin, 12 April 1981. Pesawat angkasa penggunaan ulang pertama (dan sejauh ini) otomatis adalah Buran, diluncurkan oleh USSR pada 15 November 1988.

Antariksawan ( Astronot )

Antariksawan (lazim disebut astronot) adalah sebutan bagi orang yang telah menjalani latihan dalam program penerbangan antariksa manusia untuk memimpin, menerbangkan pesawat, atau menjadi awak pesawat antariksa. Istilah "astronot" juga kadang digunakan untuk merujuk secara spesifik kepada antariksawan yang berasal dari Amerika Serikat atau negara sahabat, berbeda dengan seorang kosmonot yang berasal dari Uni Soviet/Rusia. Kosmonot pertama adalah Yuri Gagarin. Semenjak tahun 2003 dikenal pula istilah taikonot (meski bukan istilah resmi pemerintah Tiongkok), antariksawan dari Tiongkok. Taikonot pertama adalah Yang Liwei.

Antariksawan-antariksawan pertama, baik di AS maupun Uni Soviet, biasanya merupakan pilot pesawat tempur - umumnya pilot-pilot penguji - dengan latar belakang militer. Antariksawan militer biasanya menerima tanda kualifikasi khusus, dikenal di AS dengan nama Astronaut Badge setelah menyelesaikan latihan dan mengikuti penerbangan ke luar angkasa.

Lebih dari 32 negara sudah pernah mengirimkan antariksawannya ke luar angkasa. Hingga kini (April 2007), sembilan belas antariksawan telah tewas dalam misi perjalanannya, dan setidaknya sepuluh antariksawan telah meninggal dalam kecelakaan latihan di darat.
Antariksawan internasional

Hingga akhir 1970-an hanya orang-orang Amerika dan Soviet yang merupakan antariksawan aktif. Pada 1976 pihak Soviet memulai program Intercosmos dengan sebuah kelompok yang terdiri dari 6 antariksawan dari negara-negara sosialis lainnya, diikuti kelompok kedua yang berlatih pada 1978. Pada sekitar waktu yang hampir sama pada 1978 Badan Luar Angkasa Eropa memilih 4 antariksawan untuk berlatih untuk misi Spacelab pertama mereka di pesawat ulang alik NASA. Pada 1980 Perancis memulai pemilihan antariksawan mereka (mereka dipanggil "spasionot"), diikuti oleh Jerman pada 1982, Kanada pada 1983, Jepang pada 1985, Italia pada 1988 dan Malaysia pada 2007.