Bola Api

Musim untuk meteor besar, Bola api dramatis yang meledak di Rusia pada bulan Februari membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ada cara untuk mengantisipasi meteor menyilaukan masa depan sebelum mereka muncul.

Meteor tidak terkait dengan musim tertentu jadi sulit untuk memprediksi, Tapi ada beberapa pola yang skywatchers dapat ingat untuk memaksimalkan peluang mereka dapat melihat bercak bola api (yang secara teknis adalah setiap meteor yang bersinar lebih terang dari Venus di langit).

Sebagai contoh, musim semi adalah "musim bola api," ketika jumlah penampakan meteor terang meningkat sebanyak 30 persen, seperti dikatakan oleh para ahli NASA.

Dan peregangan tiga hari mulai Selasa (April 23) hingga Kamis (April 25) mungkin adalah waktu terbaik untuk melihat bola api berikutnya, yang mungkin bahkan menyebabkan jatuhnya meteorit.

Selama bertahun-tahun, beberapa meteor telah terlihat nyata selama jangka waktu tertentu. Dan setidaknya dalam dua kasus, terdapat orbit meteor yang hampir identik.

Fenomena Hujan Meteor

Fenomena Astronomi dan Hujan Meteor, bagi Para pecinta Astronomi pasti sedang menunggu fenomena Hujan Meteor yang terjadi setiap tahun. berikut ini adalah jadwal fenomena Astronomi sepanjang 2013 menurut para ahli :

21 Januari 2013 : Konjungsi Jupiter Oleh BulanKonjungsi adalah saat sudut bendal langit satu dengan lainnya terlihat sangat dekat.Itu lah yang akan terjadi dengan Jupiter dengan Bulan.Mereka akan terlihat sangat dekat satu dengan lainnya. 

02-23 Februari 2013 : Saat Terbaik Mengamati Merkurius di Sore HariMerkurius sebenarnya sangat sulit diamati karena pengaruh silau matahari.Namun pada tanggal tersebut merkurius cukup jauh dari silau saat matahari telah tenggelam.

10-24 Maret 2013 : Komet PANSTARRS Melintas!Pada 12 Maret 2013 komet ini akan terlihat 4 derajat di sebelah kanan bulan sabit.

21-22 April 2013 LYRIDS Lyrids bisa terihat mulai tanggal 16 hingga 25 April, dan puncaknya pada 21 dan 22 April. Lyrids adalah hujan meteor rata-rata, yang bisa menampilkan hingga 20 meteor per jam. Istimewanya, hujan meteor Lyrids menampilkan ekor debu yang cukup terang dalam beberapa detik. Siap-siap terpana deh. Meteor ini muncul dari Konstelasi Lyra. Tips : Lyrids biasanya muncul pada dini hari sebelum matahari terbit. Bangun pagi ya

9 Mei 2013 : Gerhana Matahari CincinGerhana Matahari Cincinakan terjadi  pad 9 Mei 2013 .Namun,Masyarakat Indonesia tidak dapat melihat fenomena ini.Daerah yang dapat melihat fenomena ini adalah sekitar Samudra  Pasifik.

31 Mei 2013 :  Asteroid raksasa akan mendekati dan melewati bumi. Berukuran 9X lebih besar daripada kapal pesiar.

23 Juni 2013 : Bulan Purnama Terbesar di 2013Bulan purnama terbesar pada tahun ini.Fenomena yang sering disebut Supermoon ini terjadi karena Bulan sedang dengan jarak terdekat dengan Bumi di tahun 2013.

12 Agustus 2013 : Hujan Meteor PerseidHujan meteor ini konon yang terbaik.Hujan meteor ini biasanya menghasilkan sekitar 90 meteor per jamnya.
Pertengahan November sampai Desember 2013: Komet ISONKomet ISON adalah komet yang diperkirakan komet paling terang yang pernah dilihat beberapa abad ini bahkan katanya akan lebih terang dari bulan purnama Komet ini akan terlihat di belahan bumi utara,belum ada informasi apakah akan terlihat dari Indonesia atau tidak.
Sepanjang Bulan Desember 2013 : Venus Akan Terlihat Terang MempesonaYups pada Venus akan terlihat lebih terang dari sebelumnya.Venus tidak akan seterang ini sampai tahun 2021 yang akan datang.

13-14 Desember 2013 : Hujan Meteor GeminidsHujan meteor ini terbaik kedua setelah Hujan Meteor Perseids.Hujan meteor yang ini akan memperlihatkan 120 meteor per jam.

Bola Api Hijau Terlihat Di Inggris

Sebuah meteor atau bola api yang sangat terang dengan warna kehijauan dan mengarah ke arah utara (kalo ditempat saya / diatas daerah saya berwarna biru dengan ekor hijau) - dapat terlihat begitu jelas dan banyak diatas langit Inggris, menurut beberapa ahli  ada yang berbeda dengan pemandangan langit malam Inggris dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini dikarenakan akan ada bola api hijau yang melintasi langit malam Inggris dan Wales, Eropa.

Dilansir DailyMail, pada hari Jumat (10/5/2013), sebagian orang yang sempat menyaksikan pemandangan langka tersebut akan mengasumsikannya sebagai penampakan UFO. Namun, rupanya bola api hijau yang mereka lihat merupakan salah satu meteor yang berasal dari jejak debu yang ditinggalkan oleh Komet Halley.

Seorang ilmuwan tata ruang asal Inggris, Dr. Maggie Aderin Pocock menyatakan meteor tersebut memiliki ukuran yang tidak lebih besar dari sebuah genggaman tangan. “Api hijau atau biru yang dipancarkan oleh meteor tersebut menunjukkan adanya kandungan tembaga,” jelasnya.

Meteor pertama kali terlihat di Inggris selatan timur kemudian secara bertahap mengarah ke arah barat utara. Adapun laju kecepatan meteor tersebut mencapai hingga sekira 150 ribu mph (miles per hour).

Bola api akan menjadi salah satu dari sekian banyak bintang jatuh yang melintasi langit malam. Peristiwa ini akan terjadi sebanyak dua kali setiap tahunnya.

Pocock juga menambahkan bahwa meteor ini masih akan terlihat di langit sampai 20 Mei mendatang. Akan tetapi, intensitasnya menurun dan hanya akan terlihat ketika langit malam dalam kondisi cerah. 

Hujan Meteor Quadrantids


Menurut para ahli astronomi , perbintangan , dan perplanetan Hujan meteor Quadrantid adalah salah satu hujan meteor yang terbaik dalam setahun. Jumlah meteor mencapai 100 buah per jam. Asal radian dari hujan meteor ini adalah di dekat rasi Bootes, yang terletak di belahan langit utara.

Sedikit berbeda dengan penamaan hujan meteor lainnya, hujan meteor ini dinamakan sesuai dengan rasi yang kini sudah tidak ada lagi. Rasi yang dimaksud adalah Quadran Muralis. Rasi yang ditemukan oleh J. Lalande pada tahun 1795 ini terletak dekat ekor dari Ursa Major, di antara Bootes dan Draco. Rasi ini menunjukkan alat mural quadrant, yang biasa digunakan untuk menentukan posisi benda langit.

Hujan meteor ini terjadi pada pekan pertama Januari. Biasanya Rasi Bootes akan terbit sekitar pukul 2 dini hari, sehingga hujan meteor ini akan dapat disaksikan dengan lebih baik sekitar pukul 3, setelah arah radiannya sudah cukup tinggi di langit sebelah timur.

Hujan meteor ini pertama kali diamati pada tahun 1825. Namun posisinya yang berada jauh di utara menyebabkan hujan meteor ini sering tidak dapat diamati dengan baik. Karena di bulan Januari, belahan bumi utara mengalami musim dingin, sehingga langit tidak terlalu bersahabat. Selain itu juga karena puncak dari hujan meteor ini hanya berlangsung sekitar 2 jam saja.

Berbeda dengan kebanyakan hujan meteor lainnya, asal material hujan meteor ini tidak diketahui dengan pasti. Dugaannya adalah komet yang menjadi sumber hujan meteor ini sudah hancur sejak lama.

Mengamati Penyebab Hujan Meteor

Penyebab hujan meteor

Menurut para ahli Peristiwa hujan meteor terjadi ketika Bumi menemui banyak batuan dalam revolusinya. Batuan tersebut berasal dari serpihan komet yang sedang mendekati Matahari. Apabila komet tersebut melintas cukup dekat (atau bahkan berpotongan) dengan orbit Bumi, maka kita akan mengalami hujan meteor setiap kali Bumi melewati wilayah tersebut. Dan meteoroid dalam hujan meteor Leonid ini berasal dari komet 55P Tempel-Tuttle yang memiliki periode 33 tahun. Apabila hujan meteor terjadi setelah komet tersebut melintas, kita akan melihat badai meteor. Dengan begitu, badai meteor Leonid juga memiliki periode yang sama. Dan peristiwa berikutnya akan terjadi pada tahun 2023 nanti.

Mengamati hujan meteor

Hujan meteor adalah salah satu peristiwa astronomis yang dapat dinikmati dengan mata telanjang. Tidak ada peralatan canggih yang diperlukan, misalnya teleskop atau binokuler. Penggunaan alat bantu optik justru akan mempersempit medan pandang dan mempersulit kita untuk melihat meteor yang muncul dan lenyap dengan cepat.

Untuk mengamati hujan meteor, kita hanya perlu melihat area langit yang seluas mungkin karena meteor bisa terlihat dari tempat mana saja. Tentunya keadaan lingkungan yang gelap, minim polusi cahaya dan polusi udara serta nyaman dan aman adalah kondisi ideal yang akan menambah besar kesempatan untuk melihat semakin banyak meteor. Tetapi mematikan lampu lalu duduk atau berbaring di halaman rumah juga sudah cukup baik, mengingat waktu pengamatannya adalah tengah malam sampai jelang fajar.

Pengamatan di kala Bulan tidak muncul juga akan membantu kita melihat meteor-meteor yang redup sehingga kita bisa mengamati dengan jelas bagaimana hujan meteor terjadi.

Meteor Memang Ancam Bumi

Meteor Memang Mengancam Bumi

Puluhan meteor yang melayang-layang di sekeliling Bumi bukanlah sebuah khayalan bahkan sedari dulu banyak sekali meteor yang mengancam bumi, dan memang diciptakan oleh Allah Subhanahu Wata'ala untuk sebagai ancaman bagi Jin dan Manusia Durhaka.

Jangan khawatir. Meski akan berdampak terhadap kehidupan manusia, Bumi takkan kiamat karena itu. Begitu memasuki atmosfer Bumi, meteor-meteor itu akan terbakar.

Richard Worsfold, Manajer Proyek di CRESTech, suatu lembaga riset di Toronto, Kanada, yang didanai pemerintah untuk mengamati meteor, sudah berencana untuk mengamati fenomena ini dari kawasan Australia utara dan Gurun Gobi di Mongolia.

Ia berharap, para operator satelit bersedia membayar timnya paling tidak 50.000 dollar AS, untuk mendapatkan data terbaru posisi dan arah meteor ini setiap 15 menit. Kecepatan meteor itu rata-rata 248.000 km / jam. Bisa dibayangkan bila meteor-meteor ini menabrak satelit yang bertaburan di seputar Bumi.

"Tak seorang pun tahu pasti apa yang akan terjadi. Karena itu, ongkos 50.000 dollar untuk mendapat data yang benar dan detail, cukup layak,"katanya.

Ia telah mempersiapkan radar berkekuatan tinggi dan electro-optical video. Persis yang digunakan CNN waktu meliput Perang Teluk. Informasi yang didapat akan diolah, kemudian ditransmisikan lewat Internet menuju London, kemudian Ontario, baru dikirim ke pelanggan.

Badai Leonid, kini sudah jadi topik hangat di Amerika. Aerospace Center for Orbital and Reentry Debris Study, menyelenggarakan konferensi mengenai ancaman badai Leonit terhadap satelit. "Setiap satelit paling tidakakan tersembur pasir badai ini, yang memungkinkan kerusakan pada beberapa satelit," papar William Ailor, direktur lembaga ini.

Satelit Galaxy IV milik PanAmSat Corp, baru-baru ini juga mengalami gangguan sirkuit. Akibatnya komunikasi pager, radio, dan televisi kawasan Amerika lumpuh beberapa waktu. Meski gangguan itu diketahui bukan karena meteor, paling tidak begitulah kira-kira dampak hantaman meteor ke satelit. Tahun 1993, tercatat satelit Olympus milik Badan Antariksa Eropa pernah kena hujan meteor Perseid. Satelit ini memang berhasil diselamatkan, tetapi kemudian terbukti Olympus terpaksa menghabiskan banyak bahan bakar untuk bertahan di orbitnya.

Langit Terdekat Dihiasi Bintang

Dalam surat Ash-Shaffat (37), ayat 6 difirmankan, ”Sesungguhnya Aku telah menghiasi langit yang terdekat dengan hiasan bintang-bintang” Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya, terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata). 


Namun penjelasan dari hiasan bintang - bintang dilangit yang terdekat yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah Meteor sebagaimana hal tersebut dijelaskan kemudian dalam surah Ash Shaffat ayat 10, Yang menurut penemuan dari hasil pengamatan para ahli astronomi ditemukan / terdapat banyak sekali batuan - batuan angkasa yang berada disekeliling bumi diluar atmosfer. Namun demikian ....

Meteor yang sampai ke Bumi dalam ukuran cukup besar merupakan kejadian langka, tetapi kemungkinan meteorit mengenai permukiman akan meningkat seiring memadatnya penduduk. Ancaman lain dari antariksa muncul dengan bertambahnya jumlah sampah antariksa berupa rongsokan satelit.

Meteorit yang menimpa rumah seperti yang terjadi pada Kamis (29/4/2010) di permukiman padat di Kelurahan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta Timur, menurut catatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), merupakan yang pertama kali terjadi di Indonesia.

Selama ini, meteorit batu meteor yang sampai ke permukaan Bumi jatuh di wilayah tak berpenghuni. Tujuh tahun terakhir, Lapan mencatat ada beberapa kejadian meteorit di wilayah Indonesia, antara lain berlokasi di pinggir hutan dekat Pontianak, Kalimantan Barat (2003); di sebuah lahan terbuka di Tegal; dan daerah persawahan di Gianyar, Bali (2008).

Yang terakhir adalah meteor yang jatuh di Bone, Sulawesi Selatan, Oktober 2009. Meteor berdiameter sekitar 10 meter yang jatuh di perairan dekat Teluk Bone ini menimbulkan ledakan yang besar di udara, dan dilihat oleh banyak saksi mata.

Sejak tahun 1908, wilayah daratan Indonesia diketahui pernah kejatuhan 17 meteor berukuran relatif besar. Kejadian paling awal adalah meteor seberat 1,63 kilogram yang ditemukan di Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur, 27 November 1908. Meteor yang terberat ditemukan di Jumapolo, Jawa Timur, 13 Maret 1984, seberat 32,49 kg.

Memohon Saat Bintang Jatuh

Tahukah anda penghias langit di malam hari ? pasti tahulah, ada bulan dan bintang, tapi yang ingin penulis bahas pada kesempatan ini adalah bintang. Bintang senantiasa menemani malam dengan kerlap-kerlip cahanya. Begitu indah, karena dengan cahayanya yang menghiasi malam tidak jarang orang-orang kadang mengekspresikannya dalam sebuah karya, entah itu lagu, puisi dan sebagainya.

Tapi tahukah anda, kebanyakan dari kita berpikir bahwa jika kita melihat bintang jatuh, maka itu kesempatan kita untuk meminta sesuatu untuk hidup kita, ada yang bilang bahwa jika melihat bintang jatuh akan dikabulkan semua keinginannya, seperti panjang umur, banyak harta, pokoknya apa saja deh, kalau sudah lihat bintang jatuh ayo cepat-cepat make a wish.

Fenomena bintang jatuh, memang sudah melekat pada diri masyarakat kebanyakan, terlepas dari benar atau tidaknya itu dikembalikan kepada masing-masing individunya. Saya juga sih percaya gak percaya, tapi karena banyak orang yang menganggap betul, saya sih hanya senyum-senyum aja, bagaimana dengan anda, apakah pernah juga anda alami ketka melihat bintang jatuh??

Padahal jika kita teliti secara seksama, bahwa sebenarnya yang jatuh itu bukanlah bintang, tetapi benda langit yang jatuh ke bumi itu sepertinya bukan bintang tapi benda langit lainnya yaitu meteor yang ke bumi dan menimbulkan cahaya karena gesekan dengan gravitasi bumi, yah kurang lebihnya mungkin begitu kali ya? karena saya juga bukan ahli perbintangan atau pakar astronomi, tetapi sewaktu sekolah dulu guru pernah menjelaskannya, akan tapi kalau ada yang lebih tahu minta jawabannya ya????

Bintang di langit, seolah-olah sebuah selimut indah dari sang rembulan yang sedang tertidur di peraduannya. Jika kita menanyakan kepada anak-anak semua pasti suka dengan bintang, karena bentuknya yang lucu dan unik. Disamping itu bintang juga identik juga dengan Keagungan Tuhan Yang Maha Esa, yang menciptakannya dengan begitu indahnya, begitu banyaknya, coba bayangkan kalau semua bintang jatuh ke bumi gimana ya jadinya bumi, ?

Apakah fenomena bintang jatuh dengan meminta sesuatu bisa dikatakan perbuatan syirik ? saya kembalikan semua ini pada anda…………

Hujan Meteor Setiap Hari

Menurut sebagian besar ahli astronomi pada dasarnya Hujan Meteor hampir setiap hari terjadi, namun jumlah dan intensitasnya tidak seperti ketika waktu - waktu tertentu sebagaimana telah banyak diketahui oleh para ahli. 

Dalam susunan tata surya, bumi tidaklah beraktivitas sendiri karena banyak benda-benda langit lainnya yang juga berpendar dan bukan tidak mungkin bakal menabrak satu sama lain tentunya jika Allah Subhanahu Wata'ala menghendaki. parahnya adalah ketika tabrakan ini membuat pecahan dan kemudian serpihannya menyebar dan turun sampai kebumi akan tetapi janganlah dibayangkan seperti bahwa batu batu ini seperti debu karena ukuran dari batuan langit ini sangat besar hingga serpihannya saja bisa berton-ton.

Meteor yang jatuh di Rusia kemarin adalah sebuah contoh kecil daripadanya 

Menurut Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, meteor yang jatuh di wilayah Chelyabinsk, Pegunungan Ural, Rusia itu berbobot sepuluh ton lebih atau setara dengan berat tiga gajah, Kementerian Dalam Negeri Rusia menyatakan jatuhnya meteorit itu telah mengakibatkan banyak orang terluka. Kebanyakan korban luka akibat terkena pecahan kaca jendela bangunan yang hancur karena terkena getarannya.

Para ahli mengatakan batu berpijar tampak terbakar di langit pagi itu merupakan meteorit. Pijaran batu meteorit itu bisa terlihat hingga jarak ratusan kilometer dan sebagian besar orang percaya bahwa peristiwa jatuhnya meteorit itu adalah merupakan peringatan bagi planet Bumi dan kehidupan didalamnya.

Hujan meteor bahkan terjadi saban hari di pelbagai belahan bumi. Kepala Observatorium Bosscha, Taufik Hidayat, mengatakan, setiap harinya antara seratus sampai seribu ton meteor membombardir bumi, namun tidak sampai membahayakan manusia.

Menurut para ahli ukuran benda langit langit sebelum mencapai atmosfer bumi sangat kecil sehingga dari hasil panas akibat gesekan dengan atmosfer itu tidak sampai ke bumi. Ia mengatakan, meteor sendiri merupakan benda langit pecahan dari komet yang berserakan di orbit, kemudian mengarah ke bumi karena gaya gravitasi, namun tertahan di atmosfer bumi hingga benda tersebut tidak sampai ke bumi.

Sebenarnya dari perjalanan sejarah bumi sendiri, benda angkasa yang menabrak bumi dapat terlihat dari banyaknya kawah di permukaan bumi. Tercatat terdapat 1.500 kawah akibat dari tumbukan bumi pada masa yang lalu, salah satunya di Arizona, Amerika Serikat (AS)" Bahkan, berdasarkan catatan sejarah juga diketahui penyebab kepunahan dari hewan purba Dinosaurus akibat adanya benda langit yang menabrak bumi.

Karenanya para astronomi melakukan penelitian yang sangat aktif terhadap benda langit terutama kepada asteroid karena ukurannya yang cukup besar. "Jika ukurannya kecil tidak masalah karena akan habis ketika melewati atmosfer bumi, namun jika berukuran besar akan berbeda ceritanya"

Meteoroid

Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul. para ahli astronomi mendefinisikan meteoroid sebagai berikut :

“Sebuah benda padat yang berada / bergerak dalam ruang antarplanet, dengan ukuran lebih kecil daripada asteroid dan lebih besar daripada sebuah atom atau molekul ”

Ketika memasuki atmosfer sebuah planet, meteoroid akan terpanaskan dan akan menguap sebagian atau seluruhnya. Gas-gas di sepanjang lintasannya akan terionisasi dan bercahaya. Jejak dari gas bercahaya ini disebut sebagai meteor, atau bintang jatuh. Jika sebagian meteoroid ini mencapai tanah, maka akan disebut sebagai meteorit.

Meteoroid sendiri merupakan partikel kecil yang terlepas dari komet ataupun asteroid. Dari ketiganya, asteroid merupakan benda yang paling menarik untuk dipelajari para ilmuwan. Seperti diketahui, sampai sejauh ini, ilmuwan belum bisa memahami sepenuhnya. “Saat ini, asteroid tersebut memiliki komposisi kimia yang lebih primitif dibandingkan dengan Bumi. Kondisinya serupa dengan saat tata surya kita saat masih baru terbentuk” kata Carol Raymond, Deputy Principal Investigator NASA.
 
Meteoroid adalah materi berputar di sekitar matahari atau benda dalam ruang antarplanet yang terlalu kecil untuk disebut sebuah asteroid atau komet. Bahkan partikel yang lebih kecil disebut micro-meteoroid atau butir debu kosmik, yang mencakup materi antar bintang yang harus terjadi untuk memasuki sistem surya kita. Meteoroid menjadi meteorit jika itu bertahan terjun melalui atmosfer dan mencapai permukaan bumi.

Meteorit Sebagian besar berasal dari asteroid, termasuk beberapa diyakini berasal khususnya dari 4 Vesta salah satu asteroid terbesar di tata surya kita. Beberapa mungkin berasal dari komet. Dari 10-an ribu yang diketahui, sejumlah kecil meteorit telah terbukti menjadi Lunar.

Fenomena Bintang Jatuh

Hujan meteor adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika sejumlah meteor terlihat bersinar pada langit malam. Meteor ini terjadi karena adanya serpihan benda luar angkasa yang dinamakan meteoroid, yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi.


Ukuran meteor umumnya hanya sebesar sebutir pasir, dan hampir semuanya hancur sebelum mencapai permukaan Bumi. Serpihan yang mencapai permukaan Bumi disebut meteorit. Hujan meteor umumnya terjadi ketika Bumi melintasi dekat orbit sebuah komet dan melalui serpihannya.

Meteor adalah penampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi, lazim disebut sebagai bintang jatuh. Penampakan tersebut disebabkan oleh panas yang dihasilkan oleh tekanan ram bukan oleh gesekan, sebagaimana anggapan umum sebelum ini pada saat meteoroid memasuki atmosfer. Meteor yang sangat terang, lebih terang daripada penampakan Planet Venus, dapat disebut sebagai bolide. Jika suatu meteoroid tidak habis terbakar dalam perjalanannya di atmosfer dan mencapai permukaan bumi, benda yang dihasilkan disebut meteorit. Meteor yang menabrak bumi atau objek lain dapat membentuk impact crater.

Meteorit adalah batu meteor yang berhasil mencapai permukaan bumi. Disebut juga meteor setelah menembus atmosfer bumi tetapi belum mencapai permukaan bumi. Meteor merupakan asteroid kecil dari luar angkasa yang tertarik oleh gravitasi Bumi, ketika memasuki atmosfer bumi terjadi gesekan udara di lapisan ionosfer menyebabkan meteor menjadi panas dan terbakar menimbulkan cahaya terang sehingga kadang kala disebut bintang jatuh.

Jika batu meteor sangat besar tidak habis di lapisan udara ionosfer maka akan jatuh sampai ke Bumi yang disebut Meteorit. Di Indonesia, meteorit bisa ditemukan di musium geologi Bandung.

Meteorit adalah bahan baku pamor keris yang disukai para Empu. Keris yang mendapat campuran meteorit biasanya ringan namun sangat kuat karena mengandung logam langka, seperti titanium.